Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tomat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tomat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Mei 2012

Cara Bercocok Tanam Tomat


Sebuah cerita lain lagi dari 'kampoeng kita' tentang bagaimana cara bercocok tanam tomat.

Sebelum menanam tomat, kita harus mengetahui terlebih dahulu sifat-sifat tomat yang berhubungan dengan musim. Tomat yang ditanam pada musim hujan sebenarnya dapat hidup subur meskipun kendalanya cukup banyak. Hasil tomat pada musim kemarau lebih baik, tetapi banyak diserang hama.

Berikut ini adalah cara menanam tomat:

# Siapkan tanah sebagai media untuk menanam tomat.
Tomat dapat hidup subur bila tanah gembur. Oleh karena itu tanah harus dicangkul, ditraktor, atau dibajak terlebih dahulu. Kedalaman pencangkulan sebaiknya antara 30-40 cm. Setelah dicangkul, biarkan selama beberapa hari agar terkena sinar matahri untuk mengurangi kemungkinan adanya hama dan penyakit

# Buat bedengan
Buatlah bedengan di tanah yang telah gembur tersebut. Lebar bedengan kurang lebih 100 cm - 200 cm dan panjang 10 m - 15m atau bisa disesuaikan dengan keadaan tanah. Setelah bedengan selesai dibuat, tanah bisa dihaluskan / diratakan.

# Pemberian pupuk
Berikan pupuk dasar yang berupa kompos dan TSP. Pemberian pupuk bisa dengan cara pupuk ditabur rata diatas permukaan tanah kemudian tanah dicangkul agar tercampur rata. Atau bisa juga dengan menggunakan cara membuat lubang sedalam 15 cm dan bergaris tengah 20 cm dan pupuk dimasukkan ke dalam lubang-lubang tersebut kemudian ditimbun tanah dan diaduk-aduk sampai pupuk dan tanah tercampur rata.

# Persemaian
Biji / benih bisa langsung ditanam di lahan yang telah disiapkan atau bisa juga disemai lebih dahulu. Persemaian bertujuan untuk memudahkan perawatan.


# Penanaman
Tomat ditanam dengan 2 macam jarak tanam yaitu sistem dirempel (jarak tanam 50x50 cm atau 60x60 cm) dan sistem bebas. Cara menanam dengan sistem bebas bertujuan utnuk membiarkan tunas-tunas tumbuh menjadi cabang besar dan berbuah.

# Pemupukan dan perawatan
Setelah semua benih ditanam, kita tinggal memberikan pupuk dan merawat tanaman tomat kita. Jenis pupuk yang diberikan bisa berupa kompos ataupun pupuk yang lain.

Mau tahu lebih jelas? anda bisa mengunjungi 'kampoeng kita' Modoinding dan melihat langsung bagaimana masyarakat 'kampoeng kita' sudah membudidayakan buah tomat ini secara turun temurun.

Cerita si buah Tomat, buah wajib di dapur kita

'Kampoeng kita' Modoinding juga terkenal sebagai daerah utama penghasil Tomat, dan mensuplai Tomat hampir ke seluruh Indonesia bagian Timur.

Berikut ini cerita seputar Tomat disajikan supaya kita mengenal lebih jauh tentang buah yang wajib tersedia di dapur-dapur seluruh dunia :)
 
Tomat adalah buah yang banyak mengandung vitamin A dan C. Kandungan vitamin A nya mencapai 1600 IU yang dapat mencegah penyakit mata. Sedangkan kandungan vitamin C pada tomat dapat mencapai 35 mg. Pada tomat yang besarnya sedang, sedikitnya terkandung 30 kalori di dalamnya. Sangat baik untuk memelihara kesehatan gusi dan mempercepat kesembuhan luka.

Tomat menjadi buah atau sayuran yang paling pas disajikan dalam bentuk lalapan. Biasaya disajikan bareng bersama dengan ketimun. Hampir semua makanan akan terasa enak jika dimakan bersama tomat yang sudah diubah menjadi sup, saus atau sambal. Jus tomat sangat baik bagi kesehatan. tetapi tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi tomat dalam jumlah yang banyak.

Ada kasus seorang wanita di Inggris yang gemar dengan buah tomat sampai minum 2 liter sari buah tomat setiap hari. Akhirnya wanita tersebut harus masuk rumah sakit karena kebanyakan zat lycopene (yang terdapat pada kulit merahnya). Oleh tubuh kita, zat lycopene ini tidak mudah diubah menjadi vitamin A sehingga akan menjadi sampah racun yang merugikan.

Tahukah Anda bahwa ternyata tomat pernah dianggap sebagai buah yang beracun. Ketika itu tomat dihindari karena dianggap terlalu berbahaya untuk dimakan. Orang yang berani memakan tomat merah dianggap hendak bunuh diri. Mengapa demikian? Di bawah ini ada sedikit cerita mengapa buah tomat pada masa dahulu dihindari bahkan dianggap sebagai racun mematikan apabila dimakan.

Pada tahun 1820, Robert Gibbon Johnson dari kota Salem, New Jersey telah meneliti buah tomat akan kandungan gizi dan kegunaannya. Setelah yakin bahwa nilai makanan dari tomat begitu tinggi, ia lantas mengumumkan akan makan selusin tomat yang besar pada tangga gedung pengadilan negeri Salem di hadapan orang banyak. Selanjutnya banyak orang yang berkumpul hendak menyaksikan aksi bunuh diri itu. Bahkan ada yang secara sengaja memanggil dua orang dokter pada aksi gila yang dilakukan Johnson.

Dengan tenang Tuan Johnson melahap kedua belas tomat tersebut. Ia kemudian menepuk-nepuk perut secara menggelikan. Banyak orang terheran-heren dan menyangka Johnson akan mati secara menggelikan akibat makan tomat. Ia lalu berjalan sekitar 7 km menuju kebunnya yang berisi banyak sekali tomat. Seorang dokter sempat pingsan ketika menyaksikan Johnson melahap buah-buah “beracun” tersebut. Belakangan akhirnya orang-orang mulai mencoba memakan tomat setelah menyaksikan bahwa Johnson tidak mati karena memakannya. Demikian cerita singkatnya.

Tomat mula-mula ditemukan di antara celah-celah pegunungan Peru, kemudian muncul di Mexico. Bangsa Indian suku Aztec menyebutnya Xitomatle. Nama ini kemudian disingkat oleh orang Spanyol menjadi tomato ketika mereka membawa pulang buah tomat ke negerinya. Dari Spanyol tomat menyeberang perbatasan Portugal, Italia dan Perancis. Kemudian tomat tersebar ke tempat lain di seluruh penjuru dunia.

Tomat juga dikenal sebagai tonik karena banyak mengandung vitamin dan mineral. Sebagai tonik penambah kekuatan tubuh, merangsang daya pikir dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Malah di Perancis orang menyampaikan kabar dari mulut ke mulut bahwa tomat mempunyai kadar penguat nafsu syahwat dan daya tahan sex yang cukup tinggi. Mereka menamakan tomat sebagai Pomme d’Amour (apel cinta atau buah cinta) sehingga ketika akan bermain cinta orang mengkonsumsi buah tomat terlebih dahulu sebagai bekal kekuatannya.

Entah, apakah memang demikian? Silahkan saja dicoba sendiri.

Daftar Blog 'Orang Kampoeng'