Halaman

Tampilkan postingan dengan label Kentang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kentang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juni 2013

Kentang Unggul 'Super John' Ternyata Ditemukan Oleh Petani Modoinding


Sumber Berita :
http://manado.tribunnews.com/2013/06/11/bertemu-super-john
TRIBUNMANADO.CO.ID, MODOINDING -  NAMA varietas kentang Super John sudah tak asing lagi bagi petani Modoinding. Kentang jenis itulah yang banyak ditanami masyarakat. Lalu siapakah penemu varietas ini?  Ternyata  Super John diambil dari nama penemunya yakni John Walukow,  warga Makaruyen yang sehari-hari juga bekerja sebagai petani.

Ditemui Tribun Manado, Senin (10/6), John menceritakan awalnya dia menanam kentang jenis Granola di kebunnya. Umbinya besar saat pertama kali ditanam. Namun, lama-kelamaannya terus menciut umbinya. Suatu hari di tahun  1993, John menemukan satu di antara beberapa pohon kentang yang ditanamnya memiliki fisik yang berbeda. Batangnya lebih besar, daunnya pun  lebih rindang.

"Saya lihat satu pohon tersebut berbeda dari yang lain. Besarnya dua kali kali lipat dari yang lain. Nah, dari situ saya mulai teliti dan ternyata umurnya juga lebih panjang," kata John. Saat dipanen, ternyata ada 30 umbi dan besar‑besar."Bibitnya saya pisah sendiri kemudian tanam lagi. Perlakuan sama dengan kentang lainya. Lagi-lagi ukuran umbinya jauh lebih besar daripada  kentang biasa dan jumlah umbinya jauh lebih banyak," jelasnya.

Pada 1999 ia panen 100 koli dan semuanya dijadikan bibit lalu tersebar ke petani Modoinding. "Kentang Super John sangat laris di pasaran karena umbinya bagus, tidak mudah rusak, kulitnya tidak mudah terkupas, ukurannya juga besar‑besar. Yang paling besar beratnya sampai 8 ons," tuturnya.

John Walukow mengaku sudah kerap diundang menjadi pembicara dalam berbagai kegiatan seperti di Manado. "Mereka bilang kentang Super John  itu hasil mutasi spontan alam," jelas dia.  Menurut John, dia menemukan varietas unggul itu dari kegemarannya melakukan penelitian dan percobaan, meski dia tidak memiliki latar belakang pendidikan pertanian. Semata berdasarkan pengalamannya sebagai petani selama 36 tahun. "Nama Super John itu masyarakat dan petani yang beri, bukan saya," kata John sambil tersenyum.

Dari Kentang Saja, Petani Modoinding Raup Rp. 450 Juta per hari


Sumber Berita :
http://manado.tribunnews.com/m/index.php/2013/06/11/petani-modoinding-raup-rp-450-juta-sehari

TRIBUNMANADO.CO.ID,MODOINDING  ‑  Kentang merupakan komoditi primadona yang dihasilkan petani di Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Selain kentang petani setempat juga menghasilkan jenis sayuran lainnya seperti kol, wortel dan sawi.

Hampir saban hari petani di sana memanen kentang yang langsung diserap pasar. Selain untuk  kebutuhan konsumen di  Sulawesi Utara (Sulut)  serta kota-kota lain di Pulau Sulawesi, kentang dari Modoinding pun dipasok ke luar daerah guna memenuhi permintaan dari Kalimantan, Maluku dan Papua.

Penelusuran Tribun Manado di Modoinding, Senin (10/6) menyebutkan, total kentang yang diproduksi seluruh petani di sana sekitar 100 ton per hari. Dengan harga jual kentang jenis Super John  di tingkat petani saat ini  rata-rata Rp 4.500 per kilogram (kg), maka petani Modoinding meraup penghasilan dari komoditi kentang saja Rp 450 juta sehari.

Menurut data Pemerintah Kecamatan Modoinding, jumlah penduduk kecamatan di dataran tinggi yang sejuk dan subur tersebut sebanyak 12.448 jiwa. Dari jumlah tersebut, tercatat 10.222 orang berprofesi sebagai petani. Mereka umumnya mengolah lahan subur di Modoinding  pada hamparan seluas 6.080 hektare (ha).

Doni Walean, satu di antara distributor yang sudah sepuluh tahun menggeluti bisnis pengiriman sayuran ke luar daerah mengakui tingginya produksi kentang Modoinding tersebut. "Setiap hari di Modoinding ini selalu tersedia sekitar 100 ton kentang."Wajar karena setiap hari ada saja petani yang panen. Kalau wortel dan kol masing‑masing sekitar 50 ton per hari," kata Doni.

Doni Walean mengaku biasa mengirim kentang puluhan ton untuk memenuhi permintaan dari Palu dan Kalimantan. "Sekali kirim bisa puluhan ton, sesuai dengan permintaan dari rekanan.  Kalau ke Balikpapan sekali kirim bisa mencapai 20 ton, dan paling banyak itu kentang sekitar 10 ton. Lainnya wortel dan kol. Kalau  ke Palu itu sekitar 5 ton saja, juga dominan kentang," ujarnya.

Dalam sebulan Doni bisa mengirim sampai empat kali atau sekali seminggu."Omset sekali kirim itu bisa Rp 60‑70 juta. Namun, keuntungan bersih tergantung harga juga," katanya. Untuk kebutuhan lokal di wilayah Sulut, kata dia, biasanya rata‑rata kentang yang dikirim sebanyak 1,5 ton per hari. "Itu diambil oleh mobil‑mobil kecil," jelasnya.


Selain pebisnis sayur yang sukses, Doni pun merupakan petani Modoinding  yang sukses. "Saya sekarang punya 10 hektare lahan, ada yang warisan orang tua, namun ada yang saya beli dari hasil usaha sendiri. Tapi yang saya olah sekarang sekitar 3 hektare," katanya. Lahan 3 ha tersebut dia tanami kentang, wortel dan kol. "Paling dominan itu kentang, sementara wortel dan kol itu tanaman sampingan saja. Sebab  tidak bisa tanam kentang terus, harus selang seling supaya hasilnya bagus," tandasnya. Pada lahan seluas 3 ha tersebut, sekali panen bisa menghasilkan 60 ton kentang. "Itu biayanya dari tanam sampai panen, termasuk kita tinggal terima di rumah itu Rp 90 juta, sementara hasil penjualan pada harga standar bisa mendapatkan pendapatan kotor Rp 250 juta," kata Doni.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari pengalaman dan pengetahuan yang dia peroleh ya, termasuk mengikuti penyuluhan di beberapa daerah."Pernah ikut penyuluhan di Jakarta, Malang, Bogor, dan beberapa tempat lain. Saya juga sempat mendapat penghargaan sebagai petani terbaik se Indonesia tahun 2009," kata Doni.

Menurtnya, kualitas kentang Super John yang dihasilkan petani Modoinding sudah diakui kualitasnya. "Kentang Modoinding tidak susah perawatannya, namun bisa bertahan satu bulan," jelas Doni yang dari hasil bertani dan berbisnis sudah memiliki rumah sendiri, beberapa unit mobil dan sepeda motor. Anak-anaknya pun sekolah hingga perguruan tinggi.  "Di lahan saya sendiri, saya bisa menghasilkan 25 ton kentang sekali panen dan 17 ton wortel," kata Doni yang rutin memberi pembinaan terhadap Gapoktan se Modoinding. "Biasanya kami mengundang penyuluh, terutama penyuluhan soal hama dan penyakit. Juga sangat  dibutuhkan adalah budidaya dan teknologi terbaru," katanya.

Petani sukses lainnya, Hesry Walean pun mensyukuri  hasil yang dia peroleh dari tanaman kentang, kol dan wortel. "Ya lumayan, saya olah 2 hektare lahan, tanam bergantian antara wortel, kol dan kentang," kata Hesry. Untuk tanaman wortel, dia meraup penghasilan Rp 15 juta sekali panen. "Biasanya saya dapat 1.000 bantal per hektarenya. Jadi cukup, bahkan kelebihan," ujarnya semringah. Ukuran satu bantal wortel  bisa mencapai 48 kilogram.

Kamis, 24 Mei 2012

Khasiat Kentang Yang Perlu Kita Ketahui


Anda salah satu penggemar kentang? 

Di balik bentuknya yang tidak begitu menarik tapi lezat jika diolah dengan berbagai macam masakan ini, ternyata memiliki khasiat yang tidak sedikit. Selain rasanya yang nikmat jika disantap meski di goreng, rebus, panggang, di sayur atau dijadikan pasta sekalipun tetap saja lezat.

Tapi tahukah Anda jika umbi yang satu ini merupakan penawar racun alami asam yang berlebihan atau asidosis? 

Kentang penting dalam membantu pertumbuhan bakteri dalam saluran pencernaan tubuh kita. Kandungan garam alkali menjadikan kentang sebagai salah satu makanan basa yang paling kuat, karena itu kentang sangat berguna untuk menjaga cadangan alkali tubuh.

Kentang mempunyai banyak khasiat. Di antaranya potassium, vitamin C (sumber kedua selepas oren), membekalkan karbohidrat kompleks dan fiber atau gentian kepada gula darah (blood sugar) dan pengawalan tekanan darah. Ia juga mengandungi vitamin B1, B2 dan B3 serta sedikit kandungan protein dan zat besi.

Kandungan potasium kentang, dua kali lipat dari kandungan potassium dalam pisang dan fiber. Jumlah lemaknya di bawah paras 25%, sehinga dapat menghalang endapan kolesterol di dalam lapisan saluran darah. Kentang cocok bagi orang yang mengalami kekurangan gula dalam darah. 


Selain itu kentang merupakan sumber terbaik dalam pembentukan zat besi dalam darah. Menjamin system ketahanan badan, karena kandungan vitamin serta kalsium yang tinggi.

Berbagai Kasiat kentang :

· Menurut penelitian, jus kentang mentah bisa membantu mengurangi penyakit yang menyerang sendi-sendi (arthritis), radang otot (rematik). Sakit yang di sebabkan salah urat atau terkilir, luka-luka kecil dan luka bakar ringan, dapat di legakan dengan cara menempelkan irisan kentang pada luka atau nyeri yang dirasakan, selama 15 menit atau lebih.

· Saos kentang yang digunakan untuk saos salad, dipercaya bisa mengurangi luka, mengurangi rasa sakit, serta pencemaran bakteri. Parutan kentang yang ditempelkan pada kelopak mata, mampu menghilangkan noda hitam pada mata (dark circles) dan sekiranya dicampur bersama krim, bisa memperlambat munculnya kerut (penuaan) di muka.

· Kentang juga bisa memutihkan dan melembutkan tangan. Ini menunjukkan kentang bukan saja bermanfaat untuk tujuan pengobatan. Kandungan potassium, dan Vitamin C pada kentang sangat cocok untuk untuk perawatan kulit, seperti wajah berminyak dan berjerawat. Bagi kulit berminyak, dua buah kentang dikupas dan diparut. Lalu dioleskan pada wajah hingga rata, biarkan selama 1/2 jam. Bersihkan dengan air dingin bersih. Sementara untuk jerawat, sebuah kentang diiris tipis-tipis, tempelkan ke seluruh wajah. Biarkan sampai kentang menjadi kering dan berwarna keabuan. Bersihkan dengan air bersih dingin.

· Kentang telah menjadi sahabat semua orang, yang sedang mengatur pola makan. Sehingga kentang bisa menjadi menu alternative untuk diet, sebab kentang dipercaya kaya karbohidrat pangganti nasi bagi Anda yang kini sedang menjalankan diet.

· Vitamin C-nya, juga terkenal sebagai pereda gangguan penyakit yang sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang. Anda yang menderita kutil, segera oleskan potongan segar kentang mentah pada kutil.

· Kentang sangat cocok bagi Anda yang memiliki penyakit maag atau sering mangalami sakit karena kelebihan asam lambung. Sebab dalam kentang terkandung atropine yang dapat memebantu mengurangi asam lambung dan mengurangi sakit pada lambung. 

· Biasanya zat lysine tidak terdapat pada nabati, tetapi di dalam kentang terdapat lysine yang sangat penting dalam pertumbuhan badan dan otak. Dengan kentang kita dapat mengkonsumsi Vitamin C secara mudah. Karena vitamin C di dalam kentang tidak hilang setelah masak karena dikelilingi oleh sari pati. Walaupun kalorinya cukup rendah, kentang dapat menyebabkan kegemukan karena adanya Glycemic Index.

· Kentang mempunyai khasiat membuat mata yang lelah kembali bersinar serta dapat menghilangkan bengkak pada mata. Parutlah kentang lalu masukkan ke dalam kain tipis yang bersih (kain kasa atau kain mori) dan kompreskan ke kelopak mata.

Nah, apakah anda tertarik untuk mencobanya? 

Sumber/disadur dari :  www.KabariNews.com/?31862

Hama dan Penyakit Kentang dan Solusinya

Berikut ini adalah dua musuh utama tanaman kentang :
 
A. HAMA 

1.  Ulat penggangu daun (Phthorimeae operculella)
Gejalanya dimulai dengan berubahnya warna daun dari hijau menjadi merah tua. Kemudian muncul jalinan seperti benang yang didalamnya berisi ulat kecil berwarna kelabu. Kadang-kadang daun menggulung dan berisi larva. Penyebabnya adalah ulat penggulung daun, taromi, selisip, atau selundup. Daun yang terserang dapat dikendalikan degan menyemprotkan insektisida sehingga ulat tidak masuk ke dalam tanah.digudang penyimpanan dilakukan pemilihan umbi yang baik sebelum disempan. 

2.  Ulat tanah (Agrotis epsilon) 
Daun tampak terbelah-belah, jaringan daun habis dimakan hama. Batang dan tangkai daun tampak rusak, seperti dipotong dan dikerat. Penyebabnya ulat tanah (Agrotis epsilon) atau disebut juga ulat perusak tanaman muda. Pengendalian awal ketika melakukan pengolahan tanah yaitu dengan menggali tanah agak dalam. Kemudian menghilangkan rumput atau tanaman lain, setelah itu pemberian pestisida. Selain itu dengan cara pemberian racun, atau insektisida yang dicampur dengan dedak serta bahan lain.

3. Ulat bawang (Spodoptera exigua), S. (Prodenta) litura Heliothis armigera, ulat jengkal plusia chalcites. 

4.  Epilachma sp.

5.  Anjing tanah (Gryllotalpa sp.) dan Holotrichia javana 
Umbi tua berlubang-lubang dan kemudian busuk. Selain tiu akar dan tunas muda juga rusak. Serangan yang hebat dapat berakibat kematian. Sementara ini pengendalian yang dapat dilakukan dengan membumbun dan penyiangan.

B. PENYAKIT 

1.  Penyakit busuk kering 
Biasanya penyakit ini timbul sejak masa pembibitan karena umbi kentang yang dijadikan bibit telah terserang penyakit. Penyebab penyakit masuk melalui luka atau jaringan yang lemah disekeliling tunas.  Pada bagianyang terluka  ini akan berbercak, berwarna tua, dan berlekuk. Bagian dalam akan basah dan busuk. Makin lama bercak ini akan semakin luas, dan bagian dalamnya menjadi kering, berkerut serta keras.

Penyebab ini sering disebut penyakit layu fusarium atau penyakit busuk kering, dalam bahasa Inggris disebut fusarium dri-rot, penyebab penyakit ini adalah cendawan forarium sp.
Pengendalian yang harus dilakukan adalahpenghindaran luka pada umbi bibit.memilih bibit yang sehat, dan menyucihamakan gudang penyimpanan bibit. Pengololahan tanah, sekaligus dilakukan pemberantasan nemotoda ( yang dapat melukai umbi ).

2.  Penyakit layu bakteri
Masuknya penyebab penyakit ini karena terjadi akar yang terluka. Bagian yang diserang adalah umbinya. Kulit umbi akan bebercak coklat. Bila umbinya dibelah akan tampak melingkar berwarna coklat pada gagingnya. Tanda ini merupakan tanda khas layu bakteri. Gejala ini akan menjalar sampai kebatang tanaman, kalau batang dipotang dan kemudian ditekandari bekas potongan akan mengeluarkan cairan seperti susus.

Biasanya, serangan terbanyak pada musim hujan atau pada udara lembab. penularan dilapangan terjadi dalam tanah, mungkin melalui perembesan atau tercampur dengan tanah yang sudah terinfeksi. Sedankan digudang dapat terjadi karena tercemarnya gudang.

Penyakit ini dikenal dengan penyakit layu bakteri dan penyebabnya adalah bakteri pseudomonas. Penyakit layu fosidium dan layu bakteri bisa mengakibatkan kematian pada ketang hingga 40%.

Kayaknya tampak sulit untuk mengendalikan penyakit ini. Caranya yang baru bisa dilakukan dalah mencegah datangnya penyakit, yaitu: 
- Gudang perlu dicucihamakan
- Lahan dibersihkan dari sisa-sisa tanaman dan harus memiliki drainase yang baik,
- Menanam umbi yang sehat atau umbi yang akan ditanam direndam/dilarutkan dulu dalam pestisida,
- Menghindari terjadinya infeksi pada akar dan umbi kentang yang masih dalam tanah,
- Tanaman mesti dipelihara sebaik mungkin.

3.  Penyakit akibat virus
Tepi daun mengulung dari arah tangkai keatas dan lebih tegak dari daun yang sehat. Daunnaya kaku dan mudah dipatahkan. Bila serangan setelah tanaman tumbuh, umumnya pucuk yang menggulung dan daun dibawahnya tidak. Dan, bila serangan dilakukan mulai dari umbi sebelum tanam, maka daun baeh yang menggulung akan dan kemudian daun pucuknya. Umumnya serangan akan menghebat pada musim kemarau. Penyebab panyakit ini adalh virus daun menggulung (patatoleaf roll virus, PLRF). Virus ini disebarkan oleh Myzus persicea, sejenis kutu daun.

Pertumbuhan tanaman terhambat, diikuti dengan timbulnya belang-belang (mozaik) pada helaian daun. Pada serangan hebat, belang-belang pada semula akan berubah menjadi warna kecklatan. Penyebab ini akibat virus Y (patato virus Y, PVY)

Gejalanya mirip dengan serangan PVY, akibatnya adalah umbi menjadi kecil, jumlahnya menyusut, dan produksi totol bisa berkurang 50%. Penyebab adalah virus X (pototo virus X, PVX). Penyebab virus ini adalah kutu daun, hama uret (oteng-oteng), hama pelantung/omokecukuk plentung (epilachna sp), serta kumbang coccinella.

Urat daun tenggelam dan permukaan daun menonjol. Warna daun sedikit berbelang-belang. Pada varietas ketela dapat menyebabkan batang lemah dan terkulai. Serangan virus ini dapat menurungkan produksi sebesar 10-15%. Gejala diatas disebabkan oleh virus S (patato virus S, PVS). Voktor yang sering menyebabkan virus S adalah aphid. Penyakit virus sulit untuk diberantas. Yang bila dilakukan adalah pengendalian terhadap serangan hama/vaktor pembawa virus. Untuk merngatasi serangan vaktoe ini  dilakukan dengan penyemprotan insektisida.

Selain itu, perlu pula perhatikan, hindarkan tanaman dari persinggungan dengan tanaman sakit.  Dan menghindarkan sentuhan/persinggungan dengan pekerja yang telah menangani tanaman sakit.  

4. Penyakit busuk daun
Daun bercak kelabu kekuningan dan bentuknya tidak teratur. Warna nini akan berubah menjadi coklat gelap dan pada sisi bawah daun terdapat “beludru” warna putih kelabu (mirip tepung). Bercak kemudian berkembang ke tangkai daun, batang, dan umbi. Penyakit ini dikenal dengan busuk daun atau late blitght (Inggris). Penyebabnay adalah cendawan Phytophtora infestans. Penularan dapat melalui perembesan air. Karenanya hindari penanaman pada musim hujan. Pengendalian lain dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida, seperti Dithane, Antrocol, Vondozeb atau divolatan dengan dosis 3-4 kg/ha. Pada musim hujan penyemprotan 2-3 hari sekali dan pada musim kemarau 7-10 hari sekali.

5. Penyakit bercak alternaria
Terdapat bercak-bercak coklat sampai hitam pada daun. Disekitar bercak tersebut bada berwarna kuning. Kemudian daun mengering dan gugur bila menyerang umbi, warna kulit umbi menjadi gelap dan bentk bercaknya bulat atau tidak teratur. Penyakit bercak alternaria sisebut juga penyakit cacar, bercak kering atau earli blight (inggris). Penyebabnya adalah cendawan alternaria solana. Tanah harus sehat dan subur, tanaman dapt disemprot dengan difolatan 4 F dengan dosis 2-3 cc/1 air atau Daconil 74 WF sebanyak 15 g/10 l air.

6. Penyakit kudis lak
Pangkal batang mengalami luka, daun terasa kaku dan tanaman menjadi kerdil. Terbentuk umbi diatas tanah dan warnanya coklat hitam. Penebab penyakit kudis lak, stem-cacer, atau balck scru (Inggris) disebabkan oleh cendawan Rhizoktonia solani. Cendawqan ini bisa terbawa oleh umbi, tanah, atau pupuk kandang. Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida seperti Brasscol dan Terrachlor.

7. Penyakit kudis
Bagian yang terserang adalah umbinya. Gejala yang tampak seperti pada gejala penyakit layu fusarium. Bagian permukaan umbi berbercak kemerahan sampai kecoklatan. Bagian tersebut kemudian mengering, mengerut, dan keras. Bagian dalamnya bertepung dan keras. Penyebab penyakit kidis atau common scab (Inggris) adalah streptonyces scobies. Pengendalian dapat dilakukan dengan menghindarkan umbi dari luka, menyucihamakan gudang dengan formaling 4%, pemberantasan nemotoda, menanam umbi yang sehat, dan membakar umbi yang sakit.

Setiadi, 1993. kentang varietas dan pembudidayaan, jakarta

Kondisi Lingkungan Tanaman Kentang



Tanaman kentang tergolong jenis tanaman yang tidak bisa tumbuh di sembarang tempat. Jika anda ingin mencoba bercocok tanam Kentang, coba perhatikan dua hal penting dibawah ini :
   
a.   Iklim

Tempat yang disenangi tanaman kentang mula-mula yang Berhawa dingin. Pada perkembangan selanjutnya, kentang disebarluaskan ke daerah lain dan ternyata bisa tumbuh dan berdaptasi di daerah-daerah beriklim sedang (subtropis). Kemudian, meluas lagi ke daerah tropis yang memiliki dua musim seperti Indonesia dan daerah-daerah di sekitar garis khatulistiwa. Suhu udarayang ideal untuk kentang berkisar antara 15-18oC pada malam hari dan 24-30oC pada siang hari. Kentang dapat tumbuh subur di tempat-tempat yang cukup tinggi, seperti daerah pegunungan dengan ketinggian sekitar 500-3000 m dpl. Namun, tempat yang ideal berkisar antara 1.000-1.300 m dpl. Modoinding ideal untuk tanaman kentang, karena Modoinding memiliki ketinggian dataran di atas 1.000 meter di atas permukaan laut. :)

b.   Keadaan tanah

Tanah yang paling baik buat kentang adalah tanah gembur atau sedikit mengandung pasir agar mudah diserap air dan mengandung humus yang tinggi. Kelembapan yang cocok untuk umbi kentang adalah 70%. Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang sesuai untuk kentang bervariasi, tergantung dari varietasnya. Misalnya, kentang french fries cocok ditanam di tanah dengan pH 7,0 sedangkan kentang lokal dapat tumbuh baik pada pH 5,0-5,5.

Nah, apakah dua hal di atas mendukung keinginan anda untuk bercocok tanam kentang? Jika ya, selamat mencoba. Siapa tahu dengan coba-coba bisa berkelanjutan menjadi sumber penghasilan tambahan, bahkan bisa menjadi prioritas. Kalau lahan anda cukup luas bukankah ada peluang menciptakan lapangan kerja bagi orang lain?

Salam sukses dari 'kampoeng kita'

Mengenal Jenis-Jenis Kentang


Varietas kentang dapat digolongkan dalam tiga golongan berdasarkan warna umbinya.
Ø Kentang kuning, umbi kentang ini berkulit dan berdaging kuning contoh kentang ini di antaranya eegenheimer, patrones, rapan, dan thung.

Ø Ketang putih, kulit dan daging umbi kentang ini berwarna putih contoh kentang ini antara Donata dan Radosa.

Ø Kentang merah, kulit dan umbinya berwarna kerah-merahan. Salah satu contohnya adalah Desiree.

Sedangkan dilihat dari segi umur panennya, ada yang disebut kentang genjah (umur panennya sekitar 2 bulan), kentang sedang (umur panennya sekitar 3 bulan), dan kentang dalam (umur panen sekitar 4 bulan). Selain itu, kentang juga bisa dikelompokkan lagi berdasarkan bentuk umbinya, yaitu yang berumbi bulat dan lonjong, serta berdasarkan letak matanya, yaitu dangkal dan dalam.

Sulit mendata varietas kentang apa yang pernah beredar di Indonesia. Apalagi, kentang lokal yang di daerah satu dengan yang lain mempunyai ciri masing-masing. Namun begitu, kalau dicoba menelusurinya lewat sejarah kentang Indonesia, bisa ditemukan varietas tersebut. Pertama, pada jaman Hindia Belanda dikenal varietas Eghenheimer, kemudian menyusul varietas Bevelender, Voran, Profijt, Marinta, Pimpernel, dan Intje. Barangkali varietas inilah yang sekarang dikenal sebagai kentang lokal untuk masing-masing daerah.

Setelah itu, tidak bermunculan lagi varietas baru sampai dicanangkannya. Pembangunan Lima Tahun (tahun 1969). Pada tahun tersebut berdatangan kentang-kentang baru, seperti :

1. Alpha, tanamannya berbatang kuat-sedang, daunnya rimbun, bunganya berwarna ungu, dan bisa berbuah. Sangat peka terhadap penyakit phythtora infestans dan virus daun menggulung. Namun tanaman ini tahan terhadap penyakit kutil. Umbinya bulat sampai bulat telur, mempunyai keseragaman tinggi, bermata dangkal, dan dagingnya berwarna kuning muda. Varietas ini berumur sedang-tinggi.

2. Catella, varetas ini berbatang kecil, agak lemah, dan berdaun rimbun. Bunganya putih dan sulti berbuah. Tanaman ini peka terhadap penyakit phythtora infestans. Di daerah Pengalengan dan Lembang (Jawa Barat), catella tidak tahan pada musim hujan (iklim basah). Umbinya bulat, seragam, bermata dangkal, dan dagingnya berwarna kuning. Varietas ini tergolong genjah-sedang (panen umur 100 hari).

3. Cosima, batangnya besar, agak kuat, dan daunnya rimbun. Bunganya berwarna ungu dan tidak pernah berbuah. Tanaman agak tahan terhadap penyakit phythtora infestans, dan agak peka terhadap virus daun menggulung. Di daerah Pengalengan dan Lembang (Jawa Barat), cosima lebih tahan hujan (iklim basah) dibandingkan dengan catella. Varietas ini berumur 110 hari dan tergolong sedang-tinggi.

4. Dasiree, varietas ini berbatang besar, kuat, berwarna kemerah-merahan, berdaun agak rimbun dan berbunga ungu dan mudah berbuah. Tanaman ini peka terhadap penyakit phytophtora infestans, penyakit layu, dan virus menggulung, tetapi tahan penyakit kulit. Umbinya bulat sampai bulat telur, bermata dangkal, kultinya berwarna merah, dan dagingnya kuning cenderung kemerah-merahan. Varietas ini berumur sedang (100 hari).

5. Granola, varietas ini tergolong unggul karena produktivitasnya bisa mencapai 30 ton / hektar. Dari jumlah ini, 20 ton berkualitas baik, 5 ton berkualitas sedang, 4 ton kualitas campur, dan 1 ton kualitas rindil. Selain keunggulan itu Granola juga tahan terhadap varietas kentang lain bisa 30%, tetapi Granola hanya 10%. Umur panen normal 90 hari, meskipun umur 80 hari sudah bisa dipanen.

6. French Fries, umbi varietas ini terbagi atas 2 yaitu kentang panjang dan kentang bulat.

Ø Kentang panjang ini tahan penyakit kentang umumnya, terutama phytophtora. Namun, cukup peka terhadap virus dan Thrips. Kepadatan umbinya mencapai 22-34% (granola hanya 18%). Kadar gulanya rendah, warna daging umbi putih dan bila digoreng menjadi kuning. Panjang umbi bisa mencapai 4 cm, lebarnya 8 cm, dan diameternya 6 cm. mata tunasnya dangkal sehingga tidak menyulitkan bila akan pecah, diambil tunasnya, untuk ditanam.

Ø Kentang bulat, ciri umbinya seperti kentang panjang, hanya saja bentuknya membulat. Umur panen lebih rendah yaitu hanya 90 hari. Yang membedakan dengan kentang panjang, kentang ini bisa ditanam di dataran yang lebih rendah, di bawah 1.00 m dpl.

7. Varietas-varietas lain :
- Marita
- Draga
- Thung I
- Diamat
- Cardinal
- Premiere
 

Setiadi, 1993. kentang varietas dan pembudidayaan, jakarta
 

Asal Usul Dan Serba-Serbi Kentang


Kentang yang dikenal orang ternyata telah melampaui perjalanan sejarah yang panjang. Bahkan, ratusan tahun yang lalu kentang telah dikenal orang. 

Pertamanya, kentang belum menyaebar luas, tempat tumbuhnya masih terbatas, yaitu di daerah dingin saja. Kemudian, merambah ke daerah sedang (subtropis) dan akhirnya mencapai daerah panas (tropis). Perpindahan dari satu daerah ke daerah yang lain yang iklimnya berbeda tidak dengan proses yang yang cepat, tetapi, melampaui banyak tahapan.

Columbus ternyata bukan cuma penemu benua baru. Pengembara terbesar dalam sejarah peradaban manusia ini, ternyata mampu menembus dan menguak sejarah baru. Antara lain kentang itu sendiri. Konon, berkat Columbus pula, kentang yang semula hanya tumbuh di sebagian kecil Amerika Selatan, bisa menyebar kemana-mana. 

Daerah Amerika Selatan yang menjadi tempat asal mula kentang ini tepatnya di sekitar danau Titicaca, di daerah pegununganAndes, dekat perbatasan Peru dan Bolivia. Dari sini, kentang menyaebar ke Peru, Bolivia, Chili, Kolumbia, dan Ekuador. Kemudian, kentang dibawa ke Spanyol pada abad XVI. Oleh para pedagang Spanyol, baik lewat daratan maupun larutan, kentang ke seluruh benua salju Eropa.

Konon, kentang yang masuk Indonesia adalah kentang yang berasal dari Amerika (kemungkinan dari Amerika Utara). Kentang ini pada tahun 1794 ditemukan di sekitar Cimahi, Bandung. Kemudian, sekitar tahun 1811 disebarkan disebarkan di daerah Karo, Sumatera Utara, Aceh, Padang, Bengkulu,Palembang, Minahasa (Modoinding), Bali, Flores, Seram, dan Timor. Setelah lama berkembang, baru diketahui jenis kentang ini adalah kentang Egenheimer.

Nama kentang bukan nama satu-satunya yang dimiliki tumbuhan berumbi yang kaya karbohidrat tersebut.selain nama itu, masih banyak nama lain lagi. 

Di Jawa Barat, tanaman kentang disebut dengan nama luwi kumeli, istilah di Jawa kentang kumeli, di Aceh dan Minangkabau disebut gantang, di Karo, gentang atau gadung lepar, di Lampung, ketang atau ubi mandira, di Palembang, ubi kumanden, dan di Sumba disebut keteki jawa. Di Makassar dan Bugis kentang disebut dengan nama lame-lame. 

Sebutan yang berbeda tidak hanya ada di daerah, tetapi juga di tiap negara menyebut dengan nama yang berbeda. Misalnya, di Inggris menyebutnya dengan potato, di Belanda disebut aardapel, di Jerman disebut kartoffel, di Perancis disebut pomme de terre, di Spanyol disebut patata dan di Amerika diberi nama irish potato. 

Solanum atau kentang merupakan tanaman setahun. Bentuk sesungguhnya menyemak dan bersifat menjalar. Batangnya berbentuk segi empat, panjangnya bisa mencapai 50-120 cm, dan tidak berkayu (tidak keras bila dipijat). Batang dan daun berwarna hijau kemerahan-merahan atau keungu-unguan. Bunganya berwarna kuning keputihan atau ungu, tumbuh di ketiak daun teratas, dan berjenis kelamin dua. Benang sarinya berwarrna kekuning-kuningan dan melingkari tangkai putik. Putik ini biasanya lebih cepat masak. Buahnya berbentuk buni, buah yang berkulit/dindingnya berdaging, dan mempunyai dua ruang.

Di dalam buah berisi banyak calon biji yang jumlahnya bisa mencapai 500 biji. Akan tetapi, dari jumlah tersebut yang berhasil menjadi biji hanya sekitar 100 biji saja, bahkan ada yang cuma puluhan biji, jumlah ini tergantung dari varietas kentangnya.

Akar tanaman menjalar dan berukuran sangat kecil bahkan sangat halus. Akar ini berwarna keputih-putihan. Kedalaman dayatembusannya bisa mencapai 45 cm. Namun, biasanya akar ini banyak yang mengumpul di kedalaman 20 cm. selain mempunyai organ-organ tersebut, kentang juga mempunyai organ umbi. Umbi tersebut berasal dari cabang samping yang masuk ke dalam tanah. Cabang ini merupakan tempat menyimpan karbohidrat sehingga membengkak dan bisa dimakan.

Umbi bisa mengeluarkan tunas dan nantinya akan membentuk cabang-cabang baru. Semua bagian tanaman tersebut mengandung racun solanin. Begitu pula umbinya, yaitu ketika sedang memasuki masa bertunas. Namun, bagian umbi ini, bila telah berusia tua atau siap panen, racun ini akan berkurang bahkan bisa hilang, sehingga aman untuk dimakan.

KLASIFIKASI TANAMAN

Regnhum              :   Plantae

Divisi                       :   Spermatophyta

Subdivisi               :   Angiospermae

Class                      :   Dicotyledoneae

Ordo                       :   Tubiflorae

Family                    :   Solanaceae

Genus                    :   Solanum

Spesies                 :   Solanum tuberosum

by : Setiadi, 1993. kentang varietas dan pembudidayaan, jakarta


Daftar Blog 'Orang Kampoeng'